Tampilkan postingan dengan label Recreation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Recreation. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Mei 2011

Wisata Auckland

Suku Maori menyebut Selandia Baru Aotearoa (daratan panjang berawan  putih). Lanskap yang menakjubkan dengan hutan rimbunnya, satwa liar dan iklim yang menyenangkan merupakan surga bagi pencari kedamaian, rasa santai, dan ketenangan, termasuk juga taman bermain bagi mereka yang mencari petualangan.

Jika dibandingkan dengan ukuran dengan Inggris, Colorado atau Jepang, populasi penduduk Selandia Baru hanya 4 juta orang, membuatnya menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk terjarang. Perubahan cuaca yang relatif sedikit membuatnya menjadi tujuan wisata yang ideal sepanjang tahun.

Auckland, kota terbesar di Selandia Baru dengan populasi penduduk 1,3 juta orang, dihuni oleh sepertiga penduduk Selandia Baru. Perpaduan kota yang canggih dengan pesisir pantai menghasilkan gaya hidup yang selalu masuk dalam peringkat  10 teratas dunia.  Bayangkan sebuah suasana kota, di mana orang tinggal menempuh waktu setengah jam ke pantai yang indah, jalur pendakian dan lusinan pulau wisata lainnya. Ditambah dengan iklim yang cerah, latar belakang kebudayaan Polynesia dan makanan enak, anggur serta tempat belanja – Anda pasti sudah memperoleh gambaran tentang Auckland.


Pemandangan kota Auckland di malam hari. Kredit foto: Thinkstock

Auckland merupakan pintu gerbang bagi Anda yang ingin mendapatkan pengalaman berpetualang di Selandia Baru. Auckland adalah tempat yang tepat untuk menikmati budaya perkotaan, makanan dan mode yang memikat Anda. Suasana pantai dan laut yang tenang mengundang Anda untuk bersantai. Auckland juga merupakan keajaiban geografis dengan 48 gunung berapi dan dua hutan hujan basah yang berusia ratusan tahun.

Makanan dan hiburan


Ketika Anda berkunjung ke Auckland, tidak perlu khawatir soal makanan. Anda akan menemukan banyak makanan yang seusai dengan selera. Ada lebih dari 900 restoran tersebar di seluruh kota. Dari makanan di restoran mewah sampai restoran trendy di pinggir kota atau kafe-kafe di dalam kota. Auckland mewah dari segi menu, banyak hidangan yang terinspirasi oleh imigran dari Polynesia, Samoa, Asia dan Eropa. Restoran populer di lembah sungai Viaduct dan Princes Wharf, termasuk Euro dan Wildfire dan Harbourside di Ferry Building.

Berbelanja


Auckland adalah pusatnya perancang busana terkenal Selandia Baru.  Blok di sekitar High Street, Chancery dan Vulcan Lane menampung butik Karen Walker, Workshop, Zambesi dan World, serta lusinan dari perancang Selandia Baru lainnya. Daerah pinggiran kota seperti Ponsonby, Parnell dan Newmarket juga terkenal sebagai tempat tujuan belanja. 

Auckland juga tempat belanja yang baik untuk benda-benda seni yang unik serta kerajinan tangan bertema Kepulauan Pasifik. Mal besar dan outlet seperti St Lukes, Albany Westfield, Sylvia Park, Dress-Smart dan Botany Downs banyak tersebar di pinggiran kota. Terdapat juga banyak pasar tradisional bagi para pemburu bahan makanan segar, seni dan kerajinan tangan, pakaian serta barang bekas.
Berani melakukan bungy jump dari atas jembatan ini? Di Auckland, bisa. Kredit foto: Thinkstock

Auckland hanya 30 menit dari manapun


Ya, hanya dalam setengah jam Anda dapat berlayar ke pulau, trekking menelusuri hutan basah, piknik ke gunung berapi, mencoba anggur di kebun anggur, memacu adrenalin dengan sepeda motor 4WD, mendayung kayak di laut, menyelam, berselancar, berkemah, melihat koloni gannet atau hanya berjalan-jalan di pantai pasir hitam.

Pilihlah kereta api untuk sampai ke atas atau mendaki puncak dengan ketinggian 260 meter untuk menyaksikan pemandangan 360 derajat dari Teluk Hauraki dan kota Auckland. Pulau ini mempunyai gua lava, dengan batuan yang unik dan hutan pohutukawa.
 
Di Pulau Waiheke, Anda akan terus-terusan merasakan musim panas. Begitu menginjakkan kaki di pulau ini, Anda langsung lebih muda 10 tahun. Waiheke, oleh banyak orang, dianggap sebagai bagian dari pengalaman yang paling ajaib di Auckland, dan mudah ditempuh menggunakan kapal ferry. Keindahan pantai Waiheke dan hutannya yang alami berpadu secara harmonis dengan kafe, kebun anggur dan studio seni. 


Kebun anggur di Auckland. Kredit foto: Thinkstock

Pulau ini sangat cocok untuk menikmati sehari berbelanja dan mencicipi anggur, atau bahkan bersantai selama beberapa hari. Waiheke terkenal dengan industri anggur, penginapan eksklusif dan banyak seniman besar Selandia Baru yang memilih tinggal di sana. Banyak yang bisa dilakukan di Waiheke, dari menunggang kuda dan wisata pertanian hingga menaiki kayak di laut dan mendaki gunung.

Ada 22 taman konservasi yang mudah dicapai dari pusat kota Auckland. Totalnya, tersedia lebih dari 500 kilometer trek berjalan kaki. Waitakere Ranges  (taman terbesar di Auckland) menyediakan pemandangan yang tepat untuk bersepeda gunung atau sekadar berjalan-jalan. Arataki Visitor Centre, di ujung Scenic Drive Titirangi, menyediakan informasi tentang taman, pantai dan jalur trek di tempat ini. 

Di pesisir barat, tempat-tempat berselancar seperti Whatipu, Karekare, Piha, Bethells dan Murawai tak akan terlupakan bagi penggemar olahraga ini. Pastikan untuk memeriksa jadwal penerbangan di koloni gannet Muriwai. Gunakan masker dan snorkel saat menjumpai 'penduduk lokal' di Goat Island Marine Reserve-ikuti petunjuk ke Leigh dari warkworth (utara Auckland)
 
Mengawal Teluk Hauraki, Great Barrier Island mempunyai pantai alami dan wilayah hutan yang luas. Di sana terdapat beberapa tanaman dan spesies burung yang unik. Keindahan alam seperti ini makin sulit ditemukan di bumi. Semak-semak alami ditambah dengan jalur trek, menuju ke sumber air panas alami  puncak gunung dan bendungan bersejarah Kauri. 


Pinggir pantai Murawai di Auckland. Kredit foto: Thinkstock

Berada 627 meter di atas permukaan laut, Hirakimata (Gunung Hobson) mengundang pendaki dengan pemandangan yang tidak akan terlupakan. Sebagian besar pulau dengan luas 285 kilometer persegi itu sengaja diperuntukkan bagi konservasi, dikelola oleh Departemen Konservasi. Pulau ini menjadi tujuan terkenal untuk menyelam, memancing, berselancar dan berkemah. Setiap hari selalu tersedia jadwal penerbangan.

Gunakan kappal ferry dari pusat kota Auckland melintasi kota pinggir laut Devonport untuk menikmati makan siang di kafe dan berbelanja. Alternatif lainnya, berjalan ke puncak gunung Victoria atau North Head untuk mendapatkan pemandangan luas. Kapal ferry dari Devonport datang dan berangkat setiap setengah jam. 

Jika Anda merasa cukup kuat, berjalan kaki dari pantai timur ke pantai barat Auckland untuk melihat banyak pemandangan indah ikon kota. Tanyakan kepada Pusat Informasi Pengunjung di kota ini untuk mendapatkan brosur perjalanan.


Batu Singa (Lion Rock) di salah satu pantai di Auckland. Kredit foto: Thinkstock

Pulau Rangitoto adalah fitur paling mengesankan di teluk Auckland, membawa kita menembus dasar laut sekitar 600 tahun lalu. Kembang api yang keluar dari gunung vulkanik membuat penduduk lokal  Maori menjulukinya “Sky of Blood”. Rangitoto bisa dinikmati dengan tur berpemandu atau sendiri.

Sekitar 20 tahun yang lalu, sebagian besar dari 220 hektar pulau Tiri Tiri Matangi merupakan lahan tandus. Dalam kemitraan unik antara pemerintah dan balai konservasi dari Auckland, dibuatlah ruang terbuka, aman dari hewan predator dan ditanamilah lebih dari 3 juta pohon. Tiri juga memberikan kesempatan pengunjung melihat tempat penangkaran satwa terbuka. Pulau ini merupakan habitat dari banyak burung Selandia Baru yang terancam punah, termasuk kiwi dan takahe. Pemandu wisata tersedia guna membantu Anda menikmati keindahan pulau ini, yang semuanya dikelola oleh Departemen Konservasi.

Gunung tertinggi di Auckland adalah Maungawhau (Mount Eden). Di lereng gunung banyak terdapat rumah-rumah, Maori pa (benteng) yang masih bisa dilihat meski tertutup rumput. Gudang makanan, petak-petak dan rumah tinggal merupakan bukti peninggalan suku Maori dari abad ke 13. Maungakiekie yang dikenal sebagai One Tree Hill, adalah salah satu gunung api terbesar di Auckland. Ini merupakan salah satu situs terbesar suku Maori di Selandia Baru – terasering dan lubang-lubang kumara masih terlihat di sini. Sebuah jejak arkeologi yang membawa Anda ke tempat menarik.


Kawasan hutan yang masih alami di Auckland. Kredit foto: Thinkstock
  
Selandia Baru memiliki empat musim: musim gugur (Maret hingga Mei), musim dingin (Juni hingga Agustus) dan musim semi (September hingga November), musim panas (Desember hingga Februari).

Rabu, 04 Mei 2011

6 Jalan Raya Dengan Pemandangan Terindah di Asia

Meski sebagian besar Asia terdiri atas negara kepulauan dan beberapa kota besar padat penduduk, ada tempat-tempat yang bisa mengakomodasi keinginan Anda untuk menginjak pedal gas mobil dalam-dalam. Inilah beberapa tempat paling indah di Asia untuk menyetir dan menikmati kebebasan di jalanan. Nikmati pemandangan indah selagi merasakan hembusan angin di muka yang terpapar matahari. Dan jangan lupa, bawa daftar lagu favorit Anda untuk mengiringi sepanjang perjalanan!

Photo credits - Shermeee

Great Ocean Road - Australia

Hanya sepelemparan batu dari Melbourne, Anda bisa menemukan Great Ocean Road. Jalan sepanjang 151 mil (243 km) menghubungkan sepanjang pantai selatan Australia. Ini adalah salah satu lokasi favorit di dunia untuk melihat matahari terbenam, apalagi jika Anda berada di dekat 12 Apostles (Rasul), jejeran patahan batu kapur yang mengagumkan. Jangan lewatkan juga tur helikopter di sepanjang pantai jika cuaca mendukung, dan beberapa toko rabat perlengkapan selancar di Torquay. Ada juga area jalan kaki di hutan dekat Lorne yang menyimpan air terjun mempesona. Dan ada beberapa 'pintu masuk' menuju hutan tropis terakhir di Australia, Taman Nasional Great Otway.

Photo credits - wikipedia.org

Jalur Terusan Hai Van -Vietnam

Terusan Hai Van, pada rute 1A antara Hue dan Hoian, diklaim sebagai "sebuah pita kesempurnaan...salah satu jalan pantai terbaik di dunia." Hai berarti awan laut, dan memang perbukitan di sekitarnya kerap tertutup kabut. Rute ini memiliki jalur alternatif, Terowongan Hai Van. Bagi banyak pengemudi, ini adalah jalur yang sulit, jadi waspadalah sebelum mencobanya sendiri! Tapi dengan pemandangan perbukitan hijau, laut yang berkilauan, dan puncak gunung, tempat ini menjadi sangat indah.


Photo credits - N-i-b-i

Jalur Osado Skyline - Pulau Sado, Jepang

Selama bertahun-tahun, Pulau Sado sudah menjadi tempat berlindungnya para pemberontak politik, namun para turis datang ke sini untuk menikmati kedamaian dan ketenangan. Dengan populasi 70 ribu orang, ada ruangan yang lega untuk bersantai sambil menikmati asrinya Pegunungan Osado, tebing laut, dan desa-desa kecil. Aktivitas hiking sangat populer di pulau ini, tapi jangan lewatkan jalanan sepanjang 155 mil (250 km) yang bisa Anda jelajahi. Pemandangan terbaik bisa Anda lihat ketika melewati perpotongan jalur antara pegunungan Osado dan Gunung Kinpoku, puncak tertinggi pulau ini. Pastikan untuk berhenti di titik Hakuundai; jangan lupa, jalan ini akan tutup pada musim dingin (November-April).


Photo credits - Tingting Sullivan

Jalur Phuket Timur Laut - Thailand

Lepas dari Phuket yang ramai, ada beberapa jalur yang bisa Anda lalui untuk melihat pemandangan pedesaan. Salah satunya adalah jalur Mission Mills, sementara yang populer lainnya adalah Kelokan Timur Laut Phuket. Awalnya adalah Monumen Para Pejuang dan mengitari pantai timur pulau tersebut. Ada pemandangan menakjubkan di Teluk Phang-nga dan Anda akan menemukan banyak desa nelayan di sepanjang perjalanan yang mengundang Anda untuk menikmati makanan laut. Jangan lupa juga melihat patung dewa Hindu berkepala gajah, Ganesha.


Photo credits - isafrancesca

Jalan Tol Halsema - Filipina

Jika Anda ingin mencapai puncak tertinggi pada sistem jalan tol Filipina, langsung saja menuju Jalan Tol Halsema yang menghubungkan Baguio dan Sagada. Nama jalan tol ini diambil dari insinyur yang mampu membangun jalan melewati pegunungan. Selain pemandangan peternakan dan kebun-kebun sayur, Anda juga bisa melihat berbagai objek unik. Momen unik ketika Anda melihat banyak dari desa-desa ini yang mendirikan monumen untuk ekspor terbesar mereka, sayuran. Pastikan Anda berhenti untuk berfoto di patung kentang, patung wortel, dan seterusnya. Hanya di Asia...


Photo credits - geoftheref

Dari Twizel ke Mount Cook - Selandia Baru

Air tak pernah terlihat lebih biru dan surreal daripada di Danau Pukaki di tengah South Island, Selandia Baru. Jalanan sepanjang 39 mil (63 km) dari Twizel melewati Danau Pukaki yang seakan tanpa ujung, berakhir di Desa Mount Cook, tempat Anda bisa melihat puncak bersalju Mount Cook, titik tertinggi Selandia Baru. Di desa ini Anda bisa memilih hiking atau menikmati tur ke Danau Pukaki. Anda juga bisa berkendara menjelajahi banyak jalan di kawasan ini, tapi Mount Cook punya banyak pesona. 

Tips Bepergian

Sudah tak perlu dijelaskan lagi: sebelum Anda berangkat, pastikan Anda mengetahui aturan yang berlaku di negara yang Anda kunjungi. Pada beberapa negara, Anda mungkin membutuhkan SIM tambahan. Jika Anda tidak berbicara bahasa setempat, bawalah buku petunjuk berisi frasa-frasa yang paling sering digunakan untuk referensi.

Dan tentu saja -- berkendaralah dengan aman. Banyak negara yang terkenal akan kecerobohan cara menyupir orang-orangnya (fenomena yang tidak hanya terbatas pada Asia), jadi berhati-hatilah.

7 Pesona Teratas Ho Chi Minh City

Pusat dari kekuatan ekonomi yang sedang naik daun di Asia Tenggara, Ho Chi Minh City adalah salah satu kota paling menarik di planet ini, tempat bercampurnya budaya Prancis dengan Timur, dan tempat Perang Vietnam masih dikenang seperti baru terjadi kemarin. Dan dengan kemunculan gedung pencakar langit, tempat-tempat menonjol serta dunia mode, inilah waktu paling tepat untuk berkunjung yang masih sangat hidup di tengah resesi global. 

Photo credits - Christian Haugen


Keaslian Vietnam

Masakan Vietnam mulai populer di seluruh dunia, tetapi belum ada tempat yang lebih baik daripada Ibu Kota negara itu untuk menyicipinya. Bergabunglah dengan Bill Clinton untuk makan pho di Pho2000 dekat Ben Thanh Market, yang dengan bangga menyatakan pho-nya layak untuk presiden, lengkap dengan berbagai foto ketika Presiden Bill Clinton menikmati semangkok pho di restoran ikonik itu. Menu di restoran itu sangat banyak dan bervariasi, dan penuh oleh penduduk lokal serta turis. Bagi mereka yang mencari makanan fusion, pergilah ke Xu Bar, bukan hanya menjadi unggulan kehidupan malam di kota itu, tetapi juga merupakan tempat Chef Nyuyen 
berupaya untuk menghidupkan lagi masakan tradisional Vietnam. 

Photo credits - williamcho

Kopi dan Café

Ho Chi Minh City terang oleh berbagai lampu di malam hari, memberikan atmosfer santai yang mendukung kemunculan kafe-kafe di sepanjang jalan. Vietnam adalah salah satu produsen kopi unggulan di dunia, pecinta kafein akan menemukan diri mereka di surga 
aroma, menyicipi berbagai macam kopi lokal. Cara ampuh untuk menyegarkan diri dan bersantai, pilihlah kafe secara acak di sudut jalan dan pesanlah secangkir kopi lokal. Duduk dan menikmati sambil Anda bermalas-malas diri melihat pejalan kaki yang lewat. 


Photo credits - alex.ch

Berpetualang di Kota

Selain berbagai kafe untuk bersantai dan menghabiskan waktu, Ho Chi Minh juga memiliki bar modern yang menjadi favorit bagi para penduduk lokal dan ekspatriat. Q Bar, Saigon Saigon Bar, Xu Bar, Lush dan Velvet hanyalah beberapa tempat dari daftar panjang yang sering digunakan untuk nongkrong dan pesta, masing-masing memiliki ciri khas dan daya tariknya. 

Photo credits - Eustaguio

Penanda Kota

Cukup mudah untuk bepergian di kota metropolitan Ho Chi Minh dengan berjalan kaki, terutama karena tempat-tempat menarik terletak di Distrik Satu. Mulailah dengan Katedral Notre Dame, sebuah bangunan bata merah yang dihiasi kaca patri, kemudian langkahkan kaki anda ke Saigon Central Post Office, sebuah bangunan kolonial Prancis dengan interior klasik.

Tempat itu juga mengoperasikan semua layanan pos dari kota dan tempat terbaik untuk membeli kartu telepon. The Opera House adalah sebuah tempat yang menggambarkan kota, menampilkan perpaduan opera barat dan pertunjukan tradisional Vietnam. Sementara itu, Reunification Palace adalah rumah mantan pemimpin Viet Cong yang namanya diadopsi menjadi nama kota itu, sebuah bangunan kolonial yang menghadap ke pusat kota.

Photo credits - williamcho

Geng Bermotor

Setelah menjelajahi tempat paling ikonik di Distrik Satu dengan berjalan kaki, sewalah sepeda motor untuk menyusuri jalanan dan merasakan moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Vietnam. Para penglaju Vietnam bepergian menggunakan motor, dan meskipun moda ini bukan yang paling aman, tapi merupakan kendaraan paling autentik di Vietnam. 

Photo credits - nerdcoregirl

Sisa-sisa Perang

Salah satu atraksi turis yang paling digemari di Vietnam, Chu Chi Tunnels adalah jaringan bawah tanah yang dibangun selama perang Vietnam. Memiliki panjang sekitar 121 km, pengunjung bisa mengambil tur dan melihat sendiri kondisi saat Vietcong mengobarkan perang berdarah terhadap AS. Museum Sisa Perang (War Remnant Museum) atau dikenal juga sebagai Museum Kejahatan Amerika adalah tujuan turis lain yang layak dikunjungi. Meski sangat bias dan satu sisi, tapi tempat ini memberikan wawasan penting tentang reaksi Vietcong terhadap perang. 

Photo credits - functoruser

Belanja

Selain makan, sebagian besar pengunjung kota nomor satu Vietnam ini menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan berbelanja. Ben Thanh Market merupakan pasar utama di Ho Chi Minh dan tempat untuk mencari souvenir. Ada banyak pilihan t-shirt dengan tulisan seperti "Good Morning Vietnam" dan "Miss Saigon" sampai bordiran dan ornamen kayu berpernis, dan untuk mereka yang suka kopi, ada beberapa biji kopi terbaik di wilayah ini. Para wanita akan ingin mencoba Ao Dai, baju nasional Vietnam, yang terbaik di wilayah ini, menggabungkan celana dan gaun.

Senin, 21 Maret 2011

Tempat Wisata Malino

Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika mendengar kata "Malino"? Saya yakin ingatan Anda pasti akan melayang ke Perjanjian Malino, sebuah pertemuan bersejarah yang digagas untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai dalam kekerasan di Maluku. 

Berlangsung pada Februari 2002, perjanjian ini menghasilkan kesepakatan damai untuk mengakhiri pertikaian yang memakan korban cukup besar di Maluku.


Malino juga adalah sebuah tempat wisata yang indah dan sejuk dengan suasana pegunungan yang asri serta teduh tempatnya terletak kurang lebih 90 km dari kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Untuk menuju kota Malino, dibutuhkan waktu sekitar tiga jam dari kota Makassar dengan mengendarai mobil — menyusuri perbukitan di lereng pegunungan Bawakaraeng.

Seseorang sempat berseloroh bahwa Malino ini sama dengan "Puncak"-nya Sulawesi Selatan. Tak mengherankan sebab keindahan tempat ini sungguh memukau. Malino sudah menjadi lokasi wisata favorit sejak zaman kolonial Belanda.

Hutan pinus yang teduh disertai pemandangan laksana lukisan alam membuat kita terbuai. Ditambah lagi udara pegunungan yang sejuk membuat suasana hati menjadi tenteram dan nyaman. Tak salah jika Malino dijadikan sebagai tempat pertemuan untuk mencapai kesepakatan damai bagi pihak-pihak yang bertikai. Kesejukannya mendamaikan dan panorama alamnya sungguh meneduhkan.

Tapi tidak hanya keindahan hutan pinus saja yang bisa Anda nikmati. Di pagi hari, Anda bisa jalan-jalan ke Pasar Sentral Malino, berbelanja sayur-mayur dan buah-buahan segar. Setelah itu sempatkan singgah sarapan di kedai-kedai yang tersedia di pinggir hutan pinus — tak jauh dari Pasar Sentral. Sembari menyeruput kopi panas di sela-sela hawa dingin pegunungan, Anda bisa menikmati jejeran pohon pinus yang berbaris rapi dan rindang. Anda bahkan bisa menunggang kuda dengan tarif Rp 10 ribu sekali keliling atau Rp 50 ribu per jam. 

Ke arah utara dari hutan pinus, terdapat kebun teh yang dikelola sebuah perusahaan swasta. Untuk menuju ke sana dibutuhkan perjuangan besar karena mesti melalui medan yang cukup sulit. Namun ketika sampai, Anda akan terpukau oleh pemandangan alam yang terhampar. Kehijauan daun teh yang berpadu dengan lekuk-lekuk pegunungan Bawakaraeng menjadi sebuah pesona tersendiri yang menyisakan kesan mendalam. Di sana Anda pun bisa menikmati teh Malino beraroma khas.

Sekitar 10 km dari Malino ke arah timur, Anda bisa mengunjungi air terjun Takapala. Jalan yang berkelak-kelok dengan pemandangan alam pegunungan akan menemani perjalanan Anda menuju air terjun berketinggian sekitar 60 meter ini. 


Selain Takapala, ada pula air terjun Lembanna yang berjarak 8 km dari kota Malino. Pemandian Lembah Biru serta tanaman hortikultura di daerah Karenpia, serta kekayaan flora dan fauna juga bisa menjadi pilihan Anda dalam berwisata di Malino.


Pemerintah setempat tampaknya telah menyiapkan kawasan ini sebagai daerah wisata terpadu beserta segenap fasilitas yang dimilikinya. Hotel dan vila dengan tarif terjangkau tersedia di kawasan ini, begitu pula dengan rumah makan dengan cita rasa bervariasi.


Mari nikmati kesejukan yang mendamaikan di Malino!

Rabu, 02 Maret 2011

Keindahan Pulau Komodo

Kehadiran Taman Nasional Komodo yang menjadi salah satu nominator kompetisi voting populer “New 7 Wonder” saat ini cukup mengundang daya tarik. Kontroversi yang menyertai ajang tersebut tentu sama sekali tidak berpengaruh pada upaya-upaya intensif untuk terus menjaga kelestarian taman yang pada 1986 ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Taman Nasional Komodo terletak antara Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur ini mencakup tiga pulau besar yaitu  Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil dengan wilayah darat seluas 603 km² dan wilayah total adalah 1817 km². Secara administratif kawasan ini terletak di dalam wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Taman Nasional yang ditetapkan sebagai kawasan pelestarian hutan oleh menteri Kehutanan dengan luas 132.572 Ha ini pada awalnya dibentuk dengan tujuan melestarikan spesies komodo atau kadal raksasa  yang unik dan langka.

Komodo yang dikenal dengan nama ilmiah Varanus komodoensis adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Oleh penduduk setempat, komodo kerap disebut Ora.

Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.  

Komodo ditemukan pada 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional didirikan untuk melindungi mereka.

Sebenarnya daya tarik Taman Nasional Komodo tidak semata-mata oleh kehadiran Komodo belaka. Seperti yang saya kutip dari situs resmi Kementerian Kehutanan yang mengelola situs Taman Nasional Komodo ini, panorama savana dan pemandangan bawah laut merupakan daya tarik pendukung yang potensial. Wisata bahari misalnya, memancing, snorkeling, diving, kano, bersampan. Sedangkan di daratan, potensi wisata alam yang bisa dilakukan adalah pengamatan satwa, hiking, dan camping. Mengunjungi Taman Nasional Komodo dan menikmati pemandangan alam yang sangat menawan merupakan pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

Beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi antara lain:

1. Loh Liang: merupakan daerah konsesi wisata yang dikelola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, babi hutan, pengamatan burung, bermain kano dll.

2. Pantai Merah: merupakan pantai dangkal yang indah dengan terumbu karang yang menawan. Aktivitas yang biasa dilakukan oleh turis yang berkunjung adalah snorkeling atau mandi matahari.

3. Loh Sebita: Loh Sebita merupakan daerah mangrove dan aktivitas yang cukup menarik untuk dilakukan adalah pengamatan burung serta trekking.

4. Loh Buaya: merupakan daerah konsesi wisata yang dielola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, kerbau, burung, monyet ekor panjang, kuda liar, pengamatan burung, bermain kano, dll.

5. Pulau Kalong: Aktivitas yang dapat dikunjungi antara lain pengamatan koloni kelelawar dalam jumlah yang cukup besar. Pengamatan paling menarik dilakukan pada saat sore hari dimana kelelawar mulai keluar untuk mencari makan.

6. Golo Kode: Dari puncak bukit yang dikenal dengan Golo Kode, pengunjung dapat menyaksikan panorama dan bentang alam yang cukup fantastik karena keterwakilan berbagai tipe ekosistem dapat disaksikan dari tempat ini.

7. Selat Molo: selat yang memiliki arus deras seperti air sungai yang mengalir pada saat pasang.

Terdapat 36 situs penyelaman di dalam kawasan TN. Komodo. Yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara untuk menyelam dan snorkeling yakni: Pulau Tatawa, Pantai Merah, Gililawa Laut, Loh Dasami, Pillar Steen, Batu Bolong dan Taka Makasar.

Untuk mencapai tempat ini bisa dilakukan lewat jalan Lewat darat melalui Bali - Mataram (P. Lombok) – Bima - Sape (P. Sumbawa), kemudian diteruskan dengan perjalanan menggunakan kapal feri setiap hari menuju Labuan Bajo. Dari Labuan Bajo pengunjung dapat berkunjung ke Taman Nasional Komodo menggunakan kapal boat atau speedboat. Alternative lain adalah melalui udara, pengunjung dapat menggunakan transportasi udara dari Bali (Denpasar) menuju Labuan Bajo setiap hari dengan maskapai penerpangan yang ada diantaranya; Indonesian Air Transport (IAT), Merpati, dan Trigana Air. 


Sumber bacaan: Situs www.dephut.go.id dan Wikipedia Indonesia

Danau cantik dari Bencana

Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Sumatera Utara tidak mampir sejenak ke Danau Toba, danau vulkanik yang merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Pesona eksotisnya berupa hamparan danau luas laksana lautan dengan pepohonan rindang dan perbukitan yang menawan. Danau ini berukuran 1700 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 450 meter dan terletak 906 meter di atas permukaan laut, di tengah danau terdapat Pulau Samosir yang tak kalah menariknya menjadi objek kunjungan wisata. 



Dalam kunjungannya pada 1996, Pangeran Bernard dari Belanda bahkan menyatakan kekagumannya pada panorama indah danau ini. “Juallah nama saya untuk danau ini. Saya tak dapat melukiskan betapa indahnya Danau Toba,” katanya antusias. 


Ada tujuh kabupaten di sekeliling danau, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir yang memiliki panorama alam indah dan menjadi lokasi tujuan wisata. Umumnya wisatawan menikmati keelokan Danau Toba dari Parapat di Simalungun dan Tuktuk Siadong di Pulau Samosir. 


Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73 ribu-75 ribu tahun lalu dan merupakan letusan super volcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama dua minggu. 

Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. 

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan, pada beberapa spesies, juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya. 

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir. Ketika menikmati keindahan danau ini, Anda mungkin tak membayangkan bahwa pesona yang terjadi berasal dari bencana dahsyat letusan gunung berapi yang mendatangkan ketakutan dan kengerian ketika itu. 
Perjalanan darat ke Danau Toba, tepatnya ke Parapat, memakan waktu empat sampai lima jam dari Medan. Tersedia bus atau travel yang langsung menuju Parapat. Rutenya melewati Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, dan belok ke arah Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan, kita disuguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet. 

Apabila menggunakan kereta api, dari Medan pilih rute menuju Pematang Siantar. Dari sini perjalanan dilanjutkan menggunakan bus ke Parapat. Waktu tempuhnya satu jam. 



Untuk tempat menginap dan tinggal lebih lama menikmati keindahan Danau Toba, tersedia banyak hotel dan penginapan. Di Parapat, sedikitnya ada 900 kamar hotel berbagai jenis, mulai dari bintang empat hingga homestay, di Tuktuk juga tak berbeda. Baik di Parapat maupun Tuktuk, wisatawan dapat langsung menikmati danau dari pinggirannya. Tarif hotel di Tuktuk dan Parapat bervariasi, sesuai tipikal turis yang datang. Mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu per malam tergantung tipe hotel. 

Sebuah perusahaan travel bahkan menawarkan menikmati keindahan Danau Toba dari udara, yakni menggunakan paralayang. Setiap wisatawan diberi kesempatan terbang menggunakan paralayang dari kawasan pegunungan Tongging, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba paralayang akan ditemani seorang instruktur berpengalaman, namun tentunya penentuan bisa terbang atau tidak tergantung pada kondisi cuaca dan angin. 

Tidak hanya itu, menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam bisa Anda nikmati dari pesisir danau. Dari dataran tinggi Karo di sebelah utara, keelokan danau terlihat memanjang dipandang dari Sikodonkodon. Namun, hanya ada satu resor di sini. Di sisi barat, pemandangan danau dan Pulau Samosir dapat dengan sempurna disaksikan dari Tele. Ada gardu pandang di ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut untuk menikmati senja di Danau Toba.